Jenis Jenis Bunga Yang Banyak Ditanam Di Wilayah Jogja – Gedangsari.com – Berita sosial budaya pedesaan

Jenis Jenis Bunga – Sebenarnya banyak sih penjual tanaman di Jogja, tapi ada beberapa yang bergerombol membentuk kelompok, sehingga memudahkan kita mencari tanaman yang diinginkan. Kalau tidak ada di penjual yang satu, bisa ke penjual disebelahnya. Euforia tanaman memang sudah berlalu, terlindas hingar bingar batu akik. Suasana batu akik ini sama seperti ketika dulu orang tergila-gila dengan tanaman. Dulu setiap kedatangan saudara dari lain kota, selalu ada misi tambahan mencari aglaonema yang waktu itu harganya selangit hingga dihitung per tangkai daun.

jenis-jenis-bunga-yang-banyak-ditanam-di-wilayah-jogja

Tanaman adalah unsur biotik yang memiliki fungsi penting dalam lingkungan. Tanaman memiliki fungsi ekologis sebagai penghasil oksigen. Tanaman juga dapat di manfaatkan keindahannya. Sedangkan bunga adalah salah satu tanaman yang banyak di budidayakan karena rupanya yang indah. Indonesia sebagai Negara tropis, memiliki kekayaan ragam tanaman yang sangat tinggi. Namun, kini lahan untuk menanam tanaman semakin berkurang, Karena pertumbuhan penduduk yang semakin pesat. Dengan demikian, untuk menjaga lingkungan tetap segar dan indah, melakukan penanaman biasa di lakukan di lahan yang kecil, misalnya di dalam pot.

Jenis jenis bunga yang biasa di tanam di dalam pot pun sangat beragam. Misalnya bunga mawar (Rosa hybrid), bunga dahlia (Dahlia pinnata), bunga anggrek (Orchidaceae), bunga kamboja ( Plumeria sp), dan lain-lain. Menanam bunga di dalam pot sering di lakukan karena mudah dan tidak menghabiskan banyak tempat. Langkah utama yang harus di lakukan untuk menanam bunga dalam pot adalah dengan memilih ukuran pot dengan ukuran bunga yang akan di tanam, mengisi pot dengan media tanam, dan memilih jenis bunga yang akan di tanam. Selain mempunyai nilai estetika yang tinggi tanaman hias juga memiliki beberapa manfaat bagi kehidupan sehari-hari maupun industri.

Jenis Jenis Tanaman Hias

Bunga merupakan salah satu bagian terpenting pada halaman rumah kita sebagai hiasan penyejuk mata. Namun, tidak sedikit jenis-jenis bunga yang memerlukan perawatan ekstra ketat agar tidak mati sehingga akan membutuhkan banyak waktu dan terkadang harta kita. Tanaman adalah unsur biotik yang memiliki fungsi penting dalam lingkungan. Tanaman memiliki fungsi ekologis sebagai penghasil oksigen. Tanaman juga dapat di manfaatkan keindahannya. Sedangkan bunga adalah salah satu tanaman yang banyak di budidayakan karena rupanya yang indah. Indonesia sebagai Negara tropis, memiliki kekayaan ragam tanaman yang sangat tinggi. Namun, kini lahan untuk menanam tanaman semakin berkurang, Karena pertumbuhan penduduk yang semakin pesat. Dengan demikian, untuk menjaga lingkungan tetap segar dan indah, melakukan penanaman biasa di lakukan di lahan yang kecil, misalnya di dalam pot.

Jenis jenis bunga yang biasa di tanam di dalam pot pun sangat beragam. Misalnya bunga mawar (Rosa hybrid), bunga dahlia (Dahlia pinnata), bunga anggrek (Orchidaceae), bunga kamboja ( Plumeria sp), dan lain-lain. Menanam bunga di dalam pot sering di lakukan karena mudah dan tidak menghabiskan banyak tempat. Langkah utama yang harus di lakukan untuk menanam bunga dalam pot adalah dengan memilih ukuran pot dengan ukuran bunga yang akan di tanam, mengisi pot dengan media tanam, dan memilih jenis bunga yang akan di tanam.

Jenis Jenis Bunga Kamboja

Membuat Adenium (Kamboja Jepang) Rajin Berbunga, banyak orang menyebutnya mawar gurun, ditilik dari namanya, bahwa tanaman hias berbunga yang satu ini mempunyai ketahanan terhadap kekurangan air. Memang, adenium mempunyai habitat asli di gurun. Yang notabene berdaerah kering. Meskipun adenium tergolong tanaman yang suka kering, tapi suplai air yang cukup tetap diperlukan. Hal ini untuk memberikan kesegaran dan daya tahan bungannya. Adenium membutuhkan pencahayaan sinar matahari penuh. Dengan media tanam yang diperlukan adalah media yang porous, media yang tidak banyak menyimpan air. Media pasir cocok untuk adenium, sesuai karakteristik gurun. Pasir malang bisa dicampur cocopit atau arang sekam.

Keindahan corak dan ragam warna bunga adenium, yang menjadi daya tarik para hobiis. Dengan bunga serempak dan  tahan lama menjadikan adenium idaman. Adenium sebenarnya merupakan tanaman hias yang mudah berbunga. Ada beberapa hobiis adeniumnya susah berbunga. Memang, sebenarnya dibiarkanpun adenium akan berbunga. Tapi hanya beberapa helai bunga saja. Bukan itu yang dicari dan di idamkan. Menjadikan adenium berbunga serempak, tahan lama dan rajin berbunga, itulah yang diinginkan. Ada trik sederhana untuk tujuan tersebut. Namun harus dilakukan dengan benar, agar mendapatkan hasil yang baik. Teknik ini sebenarnya bertujuan untuk merontokkan daun. Juga merangsang tumbuhnya tunas baru. Dengan tunas baru akan dibarengi keluarnya kuncup bunga.

Perawatan Bunga Kamboja

Dengan cara ini akan keluar bunga secara serempak dan tanaman adenium tersebut juga rajin berbunga. Biasanya bisa 3 – 4 kali dalam setahun. Tanaman adenium tidak disiram air selama seminggu. Setelah puasa selama satu minggu tanaman tersebut disiram larutan pupuk NPK berkalium tinggi (perbandingan N-P-K : 10:10:55 atau 6:30:30). Dosis sesuai yang disarankan dari pabrik pupuk yang dipakai. Setelah itu dipuasakan lagi selama seminggu. Lalu disiram lagi dengan pupuk NPK berkalium tinggi. Jika kuncup bunga belum keluar, perlakuan puasa-siram diulangi terus sampai kuncup bunga keluar. Biasanya setelah perlakuan dua kali puasa-siram, kuncup bunga sudah keluar. Kemudian tinggal merawat agar bunga tahan lama.

Untuk membuat bunga tahan lama, perawatan harus diperhatikan. Pola penyiraman dan pemupukan sangat penting dalam hal ini. Agar kebutuhan hara tetap tepenuhi. Frekuensi penyiraman dilakukan dua hari sekali. Pemupukan dilakukan seminggu sekali dengan NPK yang komposisinya berbeda dengan diroling. Jika minggu pertama dengan pupuk tinggi N, minggu berikutnya dipupuk dengan kandungan N yang rendah. Sehingga akan dihasilkan tanaman adenium dengan bunga yang bagus, juga daun yang sehat dan segar. Hama sebagai biang utama perusak bunga adenium. Bisa menyebatkan bunga rontok. Biasanya hama adenium adalah laba-laba kecil atu mite. Ini bisa dikendalikan dengan pestisida kelthane. Penyemprotan dilakukan satu minggu sekali seperti halnya pada tanaman sayuran. Dilakukan pagi atau sore hari, menghindari terik matahari. Hal ini agar bunga tidak hangus terbakar.

jenis-jenis-bunga-yang-banyak-ditanam-di-wilayah-jogja

Jenis Kamboja Putih

Klasifikasi Tanaman Kamboja Putih Plumeria adalah sebutan nama latin untuk bunga kamboja, diabadikan dari nama seorang botani asal Prancis bernama Charles Plumier sebagai orang pertama yang menemukan tanaman ini ketika melakukan perjalanan ke dunia baru (Amerika) pada abad ke-16 dalam misinya mendokumentasikan flora dan fauna yang ada di sana. Berdasarkan penelitian asal usul tanaman plumeria ini tidak bisa ditentukan secara pasti, diperkirakan menyebar dari wilayah tropis kepulauan Pasifik daerah Amerika yang hangat karena di daerah inilah plumeria pertama kali diketemukan. Di beberapa negara plumeria disebut frangipani, di Brasil plumeria dikenal dengan nama Jasmine de Cayenne dan di Hawaii plumeria juga dikenal dengan nama Hawaiian Lei karena kebiasaan tradisional masyarakat Hawaii menggunakan bunga plumeria sebagai rangkaian Lei atau kalung tradisional Hawaii.

Anehnya di Indonesia plumeria dikenal dengan nama bunga Kamboja padahal asal-usul tanaman ini diperkirakan bukan berasal dari negara Kamboja dan yang lebih aneh lagi di China plumeria dikenal dengan nama bunga telur ayam ( Jïdán Huá ), entah mengapa dan apapun sebutan untuk plumeria yang penting kita perlu sedikit mengetahui riwayat dan manfaat dari plumeria ini guna menambah pengetahuan bagi keluarga kita. Sekilas bila kita lihat plumeria hanyalah tanaman hias perindang yang berbunga indah untuk dipandang dengan tebaran aromanya harum lembut berkesan mewah perpaduan antara wangi dahlia, melati dan mawar, sementara tidak kita ketahui justru manfaat utama dari tanaman ini ada pada bunganya.

Di Jogja Banyak sekali terdapat kamboja putih. Di Gunungkidul juga banyak sekali terdapat jenis jenis bunga kamboja, terutama kamboja putih. Kamboja putih tumbuh dengan subur di daerah ini dan memiliki bunga yang sangat banyak. Tumbuhan ini berasal dari Amerika Tengah. Nama Plumeria diberikan untuk menghormati Charles Plumier (1646-1706), pakar botani asal Perancis. Walaupun berasal dari tempat yang jauh, kemboja sekarang merupakan pohon yang sangat populer di Pulau Bali karena ditanam di hampir setiap pura serta sudut kampung, dan memiliki fungsi penting dalam kebudayaan setempat. Di beberapa tempat di Nusantara, termasuk Malaya, kemboja ditanam di pekuburan sebagai tumbuhan peneduh dan penanda tempat. Kamboja dapat diperbanyak dengan mudah, melalui stek batang. Plumeria saat ini populer digunakan sebagai tanaman hias outdoor awalnya tanaman ini hanya digunakan sebagai tanaman kuburan.

Cara Membuat Bonsai Pada Kamboja

pada umumnya Setelah cabang Bunga adenium tumbuh banyak dan tanaman bunga adenium dalam kondisi sehat, tanaman bisa diatur sesuai dengan selera, seperti bentuk bonsai. Sayangnya, tidak semua gaya bonsai bisa diterapkan pada adenium. Umumnya, adenium hanya bisa dibentuk dengan gaya tegak, formal, dan broom alias sapu terbalik. Adapun cara membentuk adenium seperti bonsai adalah, Pilih cabang yang akan dibentuk, sebaiknya minimal seukuran telunjuk. Lilit cabang dengan kawat alumunium yang biasa digunakan untuk bonsai, berdiameter 1/4 kali lebih kecil dari ukuran cabang. Tarik cabang sesuai dengan bentuk yang diinginkan. Bengkokkan cabang terlilit sesuai selera sehingga membentu sudut 60 derjat dari posisi semula.

Kawat dilepas jika saat dipegang cabang tidak goyang lagi. Untuk tanaman muda, kawat dipasang selama dua minggu. Sementara tanaman tua, pemasangan kawat lebih lama, lebih dari 2 bulan. Hal itu dikarenakan peluang tanaman untuk kembali ke bentuk semula juga besar. Itulah sebabnya, pada tanaman tua cabang harus ditarik sekuat mungkin. Namun demikian, secara umum pelepasan kawat dilakukan 3/4 tahun kemudian saat layu mengeras. Jangan khawatir jika kulit terluka karena tergores kawat. Luka tersebut mudah menutup kembali. Untuk mengatur percabangan, sebaiknya dikombinasikan dengan sistem pemangkasan.

Idealnya bentuk bonggol untuk model bonsai adalah segi tiga. Jadi, perbandingan antara bonggol bawah dan tanaman atas tampak serasi. Bentuk bonggol segi tiga umumnya diperolah dari perbanyakan biji. Pada model bonsai, cabang bawah melebar kemudian semakin menyempit ke atas. Cabang seperti itu relatif sulit ditemukan lantaran tanaman adenium cenderung tumbuh menjulang. Jika memperoleh bentuk bonggol lurus, jangan dibuang. Bentuk tersebut bisa diperbaiki dengan cara melilit cabangnya dengan kawat. Kawat dililitkan pada cabang yang tidak beraturan. Tarik kawat sesuai dengan bentuk yang diinginkan. Selain memperbaiki bentuk cabang, peneliti juga bisa membuat arah pertumbuhan cabang vertikal.

Cabang adenium biasanya dibentuk dengan cara pelilitan kawat atau whealing. Cara ini relatif gampang karena adenium bukan tanaman berkayu dan lentur. Selain itu, pelilitan kawat lebih aman untuk tanaman karena meminimalisai kontak kawat dengan tanaman. Dengan begitu, mengurangi risiko tanaman terluka karena gesekan dengan kawat. Ada teknik baru pelilitan kawat pada adenium, yaitu double tracking. Model ini diadopsi dari single tracking pada bonsai. Namun, untuk beberapa pebonsai, teknik ini jarang diterapkan karena rumit dan membutuhkan  banyak alat. Cara double tracking kemudian dimodifikasi sehingga lebih mudah diterapkan pada adenium.

Tanaman yang akan di training harus dalam kondisi sehat, terutama akarnya. Perakaran harus kuat sehingga siap untuk disakiti. Untuk mengurangi kerusakan tanaman, sebaiknya dilenturkan terlebih dahulu. Caranya, jangan disiram selama 4-5 hari. Dengan begitu, cabang akan lentur karena kekurangan air. Setelah itu, dengan mudah tanaman dapat dibentuk meski ditarik kuat-kuat. Siapkan pilar beton dan piringan yang bisa diputar untuk meletakkan pot. Meja berputar tersebut dimaksudkan agar memudahkan saat pembentukan tajuk. Bahan lain yang harus disiapkan adalah kawat berdiameter 2,5 mm dan 1-1,5 mm.

Kawat berukuran besar berperan untuk mengikat pot dan dudukan kawat kecil. Sementara kawat yang lebih kecil berfungsi sebagai penarik dari cabang ke pot atau kawat besar. Supaya permukaan batang tetap mulus, berikan bantalan antara kawat dengan batang.Bantalan bisa berupa lipatan kretas, plastik, atau potong selang air. Tidak ada aturan baku dalam menarik cabang dan pembentukan tajuk. Yang penting, hasil akhirnya tanaman menjadi kompak, percabangan seimbang, rapi, dan sedap dipandang mata. Itulah sebabnya, daya kreasi si pemilik berperan penting. Gerakan cabang kekiri, kanan, depan, belakang, atas, dan bawah. Untuk mempermudah, cabang tengah dijadikan sebagai centre of point atau pusat titik. Jika semua cabang telah terbentuk, cabang tengah baru digerakan sesuai dengan bentuk yang diinginkan.

Tanaman Hias Bunga Mawar

Tak heran mengapa bunga mawar disebut sebagai ratunya bunga, hal ini dikarenakan kelopak bunganya memiliki bentuk yang sangat indah juga memiliki aroma yang khas. Oleh sebab itu, banyak sekali orang yang ingin menanam bunga mawar di rumahnya khususnya adalah para kaum hawa. Namun, berdasarkan komunikasi via bbm, sms, maupun telepon kepada kami, kebanyakan mereka agak kesulitan dengan bagaimana cara merawat mawar agar rajin berbunga, atau permasalahan lainnya adalah biasanya bunga mawar yang semula memiliki kelopak besar ketika membeli dari penjual bunga, ketika beralih tangan kepada mereka, bunga selanjutnya yang mekar menjadi kecil atau tidak sebesar sebelumnya. Bagaimana mengatasi permasalahan tersebut?

Tanaman bunga mawar banyak ditanam di pekarangan rumah. Hampir setiap rumah di Daerah Jogja dan sekitarnya memiliki tanaman bunga mawar. Menanam bunga mawar itu memang agak unik, bisa dikatakan sulit jika tidak tahu ilmunya, tetapi bisa menjadi mudah jika sudah mengetahui ilmunya. Menanam bunga mawar memang memerlukan perlakuan khusus, dia tidak bisa dirawat hanya dengan cukup menyiramkan air setiap pagi dan sore. Tetapi terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan. Yang pertama adalah tanaman mawar harus ditempatkan di tempat yang terkena sinar matahari sepanjang hari (full sun) agar kegiatan fotosintesis bisa terlaksana dengan baik.

Cara merawat mawar agar rajin berbunga lainnya adalah dengan memberikan nutrisi yang sesuai dengan kebutuhan mawar tersebut. Nutrisi tersebut adalah pupuk, pupuk yang paling baik adalah pupuk kandang atau pupuk alami yang dihasilkan dari kotoran hewan. Akan tetapi, jika Anda kesulitan mendapatkan pupuk jenis tersebut, bisa menggunakan pupuk NPK (pupuk kimia) yang mengandung unsur hara utama yakni nitrogen yang membantu pertumbuhan vegetatif terutama daun, fosfor yang membantu pertumbuhan akar dan tunas, serta kalium yang dapat membantu pembungaan dan pembuahan.

loading…

follow:
James

James

Related Posts

Hot News

Trending

Subscribe

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.